Gejala TBC Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

shares |

Ada beberapa gejala TBC pada anak yang harus diwaspadai oleh anda sebagai orang tua. Penyakit tuberculosis atau yang dikenal dengan TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit TBC ini akan menyerang paru-paru dan dapat juga menyerang semua organ tubuh. TBC masuk dalam golongan penyakit menular yang sering ditularkan oleh orang dewasa yang menderita TBC ke anak-anak, namun pada kasus penularan ini jarang ditemukan penularan TBC melalui anak-anak ke anak-anak. Penularan penyakit TBC dapat ditularkan melalui percikan dahak pasien TBC orang dewasa.
Gejala TBC pada anak
Waspadai gejala TBC
Penyakit tuberculosis ini termasuk penyakit yang mematikan jika tidak segera ditangani dengan baik. Penyembuhan penyakit ini dibutuhkan perawatan yang cukup ekstra, dan pengobatan yang tidak boleh putus selama kurang lebih 6 bulan. Diagnosa yang terlambat dan ketidakpatuhan penderita TBC, dapat mengakibatkan penularan penyakit pada lingkungan, sehingga akan menimbulkan semakin banyak penderita.

Untuk pencegahan timbulnya TBC pada anak, diperlukan vaksinasi BCG, memberikan asupan gizi yang seimbang, menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal anak agar tidak lembab dan terpapar sinar matahari secara langsung. Aan apabila anak tinggal satu lingkungan dengan penderita TBC, dianjurkan untuk memakai masker bagi penderita TBC dan si anak agar terhindar dari penularan.
Untuk mengetahui diagnosa penyakit tuberculosis pada anak, dapat dilihat dari gejala TBC pada anak secara klinis, pemeriksaan bakteriologi, pemeriksaan fisik, dan radiologi. Gejala TBC pada anak biasanya tidak tampak seperti gejala khas TBC, dan jarang ditemukan gejala batuk berdahak seperti yang diderita oleh orang dewasa. Terkadang diagnosa salah karena gejala yang dialami oleh anak terkadang juga merupakan gejala dari penyakit lain. Dan berikut ini gejala TBC pada anak :

  1. Anak tinggal satu rumah dengan penderita TB dengan sputum BTA (+), biasanya gejala TBC pada anak tidak begitu tampak jelas. Sehingga jika si anak kontak langsung dengan penderita TBC dianjurkan untuk segera memberikan pemeriksaan.
  2. Pada saat penyuntikan BCG dalam waktu 3 hingga 7 hari, terdapat reaksi kemerahan secara cepat.
  3. Berat badan si anak akan turun atau malnutrisi tanpa sebab yang jelas, atau mengalami tidak naiknya berat badan selama 1 bulan dengan penanganan gizi.
  4. Anoreksia atau tidak memiliki nafsu makan dengan gagal tumbuh dan berat badan tidak naik.
  5. Gejala TBC pada anak berikutnya Anak akan demam lama atau berulang tanpa sebab yang jelas, dan diseratai dengan keringat pada saat malam hari.
  6. Pembesaran pada kelenjar limfe superfisialis yang tidak menimbulkan rasa sakit, paling sering timbul didaerah leher.
  7. Menderita batuk selama 3 minggu secara terus menerus.
  8. Merasakan nyeri di dada.
  9. Anak akan mengalami diare yang tidak dapat disembuhkan dengan pengobatan diare.
  10. Sering mengalami muntah-muntah dan turunnya kesadaran.


Apabila anak tampak terlihat gejala TBC pada anak di atas, maka segeralah untuk diperiksa untuk diberikan penanganan secara cepat dan tepat.

Related Posts