Kenali Penyebab Utama Diare Pada Bayi dan Balita

shares |

Diare merupakan suatu penyakit yang menimbulkan fases atau tinja berubah menjadi lembek atau cair, yang dapat sering terjadi dalam waktu 24 jam. Penyakit diare dapat menyerang siapa saja, dari orang dewasa bahkan pada bayi. Diare yang sering terjadi pada bayi memiliki resiko kematian lebih tinggi daripada pada orang dewasa, karena orang dewasa lebih dapat mudah mengeluhkan rasa apa yang dirasakan daripada pada bayi, yang hanya bisa menangis. Angka kematian bayi di Indonesia karena diare sangat tinggi, yang disebabkan karena dehidrasi. Oleh karena itu, anda sebagai orang tua harus mengetahui apa saja yang menjadi penyebab diare pada bayi.
Penyebab utama diare pada bayi
Diare pada bayi

Sistem pencernaan pada bayi

Bayi sering mengalami diare, karena sistem pencernaan pada bayi belum sempurna. Pada bayi yang baru saja lahir sering sekali membuang fases atau tinja bahkan hampir terjadi setiap setelah menyusui. Berikut ini beberapa penyebab diare pada bayi :

1. Infeksi

Penyebab diare pada bayi yang pertama yaitu karena infeksi bakteri atau virus dan mungkin saja dari antibiotic, parasit, atau sesuatu yang dimakan oleh bayi.

  • Jenis bakteri yang sering menjadi penyebab diare pada bayi diantaranya adalah shigella, salmonella, atau E.coli. Pada bayi yang menderita diare karena bakteri ini selain mengalami diare juga mengalami demam tinggi.
  • Jenis virus yang menjadi penyebab diare pada bayi diantaranya adalah calicivirus, rotovirus, dan influenza yang sering disertai dengan terjadinya muntah dan demam.
  • Infeksi parasit yang menjadi penyebab diare pada bayi yaitu berupa giardiasis yang disebabkan oleh parasite mikroskopis, yang hidup dalam usus. Pada jenis infeksi ini mudah menyebar ke bayi lainnya.
  • Terjadinya infeksi pada telinga bayi yang disebabkan oleh bakteri atau virus juga dapat menjadi penyebab diare pada bayi.
  • Bayi yang mengkonsumsi antibiotik kemungkinan akan menderita diare, karena terkadang antibiotik dapat membunuh bakteri yang baik di dalam usus.

2. Mengkonsumsi gula berlebih

Terlalu banyak mengkonsumsi minuman jus buah pada bayi dapat juga menjadi salah satu penyebab diare pada bayi. Ini karena jus buah mengandung kadar sorbitol dan tinggi fruktosa, yang dapat mengganggu perut bayi sehingga menyebabkan sakit perut.

3. Alergi makanan

Alergi makanan juga bisa menjadi penyebab diare pada bayi. System kekebalan tubuh bayi yang merespon protein makanan dapat berbahaya jika menyebabkan reaksi ringan, seperti diare. Karena kekebalan tubuh bayi belum sempurna dalam mencerna zat-zat yang ada pada makanan.

4. Keracunan

Diare pada bayi bisa saja terjadi karena keracunan. Usia bayi adalah masa dimana dia suka memasukkan apa saja ke dalam mulut. Terkadang barang yang bayi makan terdapat racun yang menjadi penyebab diare pada bayi.

5. Alergi susu formula

Alergi terhadap susu formula juga dapat menjadi penyebab diare pada bayi. Bagi ibu muda yang sibuk sering, memberikan susu formula sebagai ganti dari ASI. Jika bayi tidak dapat memproduksi enzyme lactose dalam jumlah yang cukup, maka bayi tidak dapat mentoleransi makanan yang mengandung laktosa yang akan mengakibatkan diare.

Demikian lima penyebab utama diare yang dialami pada bayi, jaga kesehatan bayi anda agar anak anda tumbuh dan berkembang dengan sehat, semoga bermanfaat.

Related Posts